Refleksi Pemilu dan Pengaruhnya Untuk Masa Depan Bangsa

Pemilihan adalah proses formal memilih seseorang untuk jabatan pemerintahan publik dan menerima atau menolak proposisi politik melalui pemungutan suara”(Wikipedia). Tepatnya Pada Tanggal 14 Februari 2024 besok kita akan melaksanakan pemilihan umum atau Pemilu untuk menentukan Presiden & Wakil Presiden, DPR-RI, DPD-RI, DPR RI dan DPR-D Kabupaten Kota, Ada 5 hak pilih kita yang akan kita atau rakyat indonesia tentukan.

Sedikit Refleksi Tentang pemilu : masa depan bangsa kita dalam kurun waktu 5 tahu  kedepan berada di tangan kita semua, tangan rakyat indonesia dari mulai Ekseskutif dan Legislatif. Semua Kebijakan dan Ketentuan adiministratif tentang kedaulatan negara dipegang oleh eksekutif atau pemimpin tertinggi negara yaitu Presdien Wakil dan Jajaran Kabinetnya, Sementara Legislatif yaitu meliputi DPR, DPD & MPR tidak kalah pentingnya, mereka memiliki tugas sebagai perumus peraturan atau menentukan dan mengontrol sudatu kebijakan serta membuat undang-undang.

Maka dari itu kita sebagai rakyat memiliki tanggung jawab penuh untuk menentukan pemimpin kita kedepan, sebagian orang awam mungkin pesta demokrasi atau pemilu tidak penting “hanya sebatas memilih mana yang memberikan banyak sembako atau bahkan uang itu yang di pilih” ini merupakan pola pikir yang seharusnya sudah kita tinggalkan, karena di era moderenaisasi saat ini kita sebagai rakyat harus menjadi pemilih yag cerdas menjadi pemilik suara yang bisa memilih dan memilah antara calon pemimpin yang baik dan yang tidak baik, yang hanya sekedar ingin mencari uang atau ambisi atau yang ingin sungguh-sunguh  berjuang untuk rakyat.

Mungkin Kalau dulu di pemilu sebelum-seblumnya kita sulit untuk mengenali mana calon pemimpin yang sungguh-sunguh, bahkan kita sulit untuk mencari rekam jejaknya, sulita mencari silsilahnya dan pengalaman calon pemimpin, tetapi sekarang kita sudah di era dimana semua akses apapun sudah bisa kiat caro dengan mudah melalui media sosial, internet atau bahkan televisi, mari kita sebagai rakyat harus cerdas dan harus pandai menentukan pilihan bukan hanya  melihat melalui baleho saja, Karena Pemilu bukan hanya sekedar memilih sosok calon pemimpin saja tetapi sebagai penentu untuk kehidupan kita kedepan dalam rangka kegiatan ekonomi, sosial, budaya , pendidika, pertanian, perikanan, dan lain sebagainya. Semua kegaiatan itu akan kita lalui semua dan baik buruknya kegiatan atau perkembangan dan kemajuannay berada pada tangan para pemangku kepentingan yaitu parah tokoh calon pemipin yang akan kita pilih.

Maka dari itu dalam pesta demokrasi kali ini marilah kita refleksilan bahwa pemilu ini memiliki pengaruh banyak sekali untuk bangsa kedepan, khususnya kita sebagai rakyat karena semua tentang kegiatan kita walaupun sebagai rakyat bawah seperti tidak ngaruh atau “akan tetap bisa hidup dan makan kalau kita bekerja mau siapa saja pemimpinnya” tetapi bukan seperti itu konsepnya karena semua kegiatan dan kontrol tentang aturan dimiliki oleh kebijakan pemerintah, maka secara tidak langsung pasti akan berpengaruh bagi semua elemen rakyat.

Demi masa depan bangsa yang baik dan bisa menyejahterakan rakyat mari kita semua memberikan hak pilih kita sebagai rakyat dalam pesta demokrasi ini karena nasip bangsa kedepan berada di tangan kita melalui bilik suara siapa para calon pemipin yang akan kita pilih, dan  memiliki pengaruhnya kedapan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurut Naomi Klein seoarang penulis dan aktivis sosial "Demokrasi bukan hanya hak untuk memilih; itu adalah hak untuk hidup bermartabat." Artinya demokrasi itu bukan sekedar untuk memilih saja tetapi kedapanya siapa hasil dari demokrasi tersebut memiliki hak atas rakyat untuk hidup bermartabat dan memberikan kesejahteraan untuk rakyat, bukan hanya sekedar janji saja tetapi harus ditepati dan dilaksankan.

Pada dasarnya kita semua adalah pemimpin, sebagaimana sabda Rasullah Muhammad SAW, yang artinya “Masing-masing kalian adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban tentang orang yang dipimpinnya. Dan “Seungguhnya kepemimpinan merupakan sebuah amanah, diamana kelak di hari kiamat akan mengakibatkan kerugian dan penyesalan.Kecuali mereka yang melaksanakannya dengan cara baik, serta dapat menjalankan amanahnya sebagai pemimpin.”(HR Muslim).
                                                                                               

 

Selasa 13  februari 2024

 

Ridwan_S


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masih dengan Rasa yang Sama

Malam yang selalu menjadi Kenangan

Rasa Takut Untuk Melepaskan